Universitasbestari@gmail.com (0254) 283694 Jl. Ciruas - Walantaka KM 1, Kota Serang, Banten 42183

Berita

Daftar Judul Skripsi Yang Layak Tahun 2024

Daftar Judul Skripsi Yang Layak Tahun 2024

1. Nama : Daryanto, Prodi : PJKR, Judul Skripsi : PENGARUH METODE LATIHAN RESISTANCE BAND LADDER DRILLS TERHADAP PENINGKATAN SPEED PADA PEMAIN FUTSAL DI SMPIT SYIFA FIKRIYAH TAHUN AJARAN 2024-2025

2. Nama : Ade Sunaenah, Prodi : PJKR, Judul Skripsi : PENGARUH LATIHAN PUSH UP TERHADAP KEMAMPUAN KEKUATAN PASSING ATAS BOLA VOLI PADA SISWA KELAS XI SMK INSAN AQILAH 1 TAHUN AJARAN 2024-2025

3. Nama: Muhamad Bubun Bunyanu Marsus, Prodi : PJKR, Judul Skripsi : PENGARUH LATIHAN PUSH UP TERHADAP HASIL BELAJAR TOLAK PELURU SISWA KELAS VII SMP N CISOKA TAHUN AJARAN 2024-2025

4. Nama : Miftahul Mubarok, Prodi : PJKR, Judul Skripsi : PENGARUH LATIHAN PASSING BAWAH BERPASANG-PASANGAN TERHADAP KETEPATAN PASSING PERMAINAN TIM FUTSAL SISWA KELAS V DI SD N TOYOMERTO 1 TAHUN AJARAN 2024-2025

5. Nama : Hasrul Harahap, Prodi : Hukum, Judul Skripsi : TINJAUAN YURIDIS PENYELESAIAN SENGKETA PEMILU PILPRES DI INDONESIA TAHUN 2024

6. Nama : Nina Gantina, Prodi : Hukum, Judul Skripsi : PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMEGANG HAK ATAS TANAH SERTIFIKAT  ELEKTRONIK YANG DITERBITKAN OLEH KANTOR ATR/BPN  KOTA CILEGON TAHUN 2024

7. Nama: Novita Maelani, Prodi : PGSD, Judul Skripsi : PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI ORGAN TUMBUHAN KELAS IV SD NEGERI MALABAR

8. Nama: Rahamatullah, Prodi: PPKN, Judul Skripsi : PERAN GURU PKN DALAM MENANAMKAN SIKAP EMPATI SANTRI KELAS X PONDOK PESANTREN DARUSSALAM PIPITAN

9. Nama: Sarah Safinatunnajah, Prodi: PPKN, Judul Skripsi : PENGARUH KEDISIPLINAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS X SMKN 1 KOTA SERANG


Penerimaan Mahasiswa Baru Semester Ganjil 2024/2025

Pendaftaran Mahasiswa Baru Semester Ganjil Tahun 2024/2025

Pembukaan Gelombang Pendaftaran
Gelombang I Januari - Maret 2024 (Diskon DPK 30%)
Gelombang II April - Juni 2024 (Diskon DPK 20%)
Gelombang III Juli-Agustus (Diskon DPK 10%)

Pilihan Program Studi :

1. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
- Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
- Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
- Prodi Pendidikan Matematika
- Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
- Prodi Pendidikan Guru PAUD
- Prodi Pendidikan Guru SD

2. Fakultas Teknik
- Prodi Teknik Mesin
- Prodi Teknik Elektro
- Prodi Teknik Industri

3. Fakultas Ilmu Komputer
- Prodi Teknik Informatika

4. Fakultas Hukum
- Prodi Hukum

5. Fakultas Ilmu Sosial dan Politi
- Prodi Ilmu Komunikasi


Pendaftaran Online bisa melalui :
https://forms.gle/YJsi46WcTVTrnXdw9

Berkas Persyaratan Mahasiswa Baru :
Foto Copy KTP
Foto Copy Ijazah Terakhir
Foto Copy KK
Pas foto 4x3 (2 lembar)


Menjelang Iedul Fitri 1445 H Senang Atau Sedih ?

MENJELANG IEDUL FITRI 1445 H, SENANG ATAU SEDIH ?

 

Oleh : Dadang Abdullah. SE.,M.Pd

Bukan hal baru untuk kita ketahui bahwasannya Bulan Ramadhan merupakan bulan mulia yang didalamnya penuh ke berkahan, maghfiroh serta ampunan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namun menjelang akhirnya Bulan Ramadhan kita juga di hadapkan dengan dua perasaan bagi kita yang benar-benar mengarapkan Bulan Ramdhan datang ketika akhir di bulan Sya’ban yaitu senang dan sedih.

Mengawali dengan perasaan senang dengan datangnya Iedul Fitri yang merupakan Hari Kemenangan bagi kita yang memaknainya secara spiritual sebagai kegembiraan untuk kita, dengan adanya iedul fitri kumpulnya keluarga, tetangga, teman dekat hingga yang jauhpun dapat terobati dengan rasa pertemuan yang disebut dengan Hari Lebaran di Negara kita Indonesia seperti penyatuannya rasa rindu dalam balutan silaturahim kepada orang tua hingga sanak saudara dan tetangga, seperti yang dituliskan dalam QS Yunus:58 “Katakanlah (Muhammad), Dengan Karunia Allah dan rahmat-Nya itu, hendaklah mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan” setelah satu bulan lamanya menahan rasa lapar, haus, berjima (bagi suami&Istri) dan perilaku-perilaku yang tidak disukai Allah lainnya.

Dengan perasaan sedih tentunya jika kita ditinggalkan dengan orang yang kita cintai, harapkan kedatangannya lalu kita ingin ditinggalkan olehorang tersebut, pasti hati kita berat untuk menerimanya. Begitupun Bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan ini, yang didalamnya penuh keberkahan, maghfiroh dan ampunan. Mengapa sedih ? khawatir?. Apakah kita akan berjumpa dengan ramadhan yang akan datang?. Bisa jadi dengan kesedihan kita justru menambah keimanan kita kepada Allah semakin kuat. Sehingga kebiasaan-kebiasaan kebaikan yang dilakukan dibulan Ramadhan tidak kita tinggalkan, justru lebih mendekatkan diri kita dengan Sang Pencipta Allah Azza Wa Jalla.

Semua kembali kepada kita semua, sedih dengan berakhirnya Bulan Ramadhan tentu dengan ke-Imanan Insya Allah akan membuahkan Pahala Surga-Nya dan meraih Lailatul Qodr yang mana lebih baik dari seribu bulan dan senang menyambut Iedul Fitri yang merupakan hari kemenangan serta Hadiah kebahagian dengan balut silaturahim juga akan membuahkan Pahala dengan Rasa Syukur yang kita lakukan hanya semata-mata mengharapkan Berkah dan Karunia-Nya.

Menumbuhkan Kreativitas Guru dalam Mengajar Anak Sekolah Dasar

Menumbuhkan Kreativitas Guru dalam Mengajar Anak Sekolah Dasar
Oleh : Nia Kurniasih, M.M

Pembelajaran abad 21 tidak terlepas dari adanya revolusi industri 4.0. Menurut Suwardana (2018) bahwa guru di era revolusi industri 4.0 tidak hanya sebatas mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik, tetapi mampu mengembangkan pembelajaran yang kreatif dan inovatif sesuai tantangan pembelajaran pada abad 21. Kurikulum pendidikan sekolah dasar (SD) menekankan pada bagaimana memfasilitasi belajar peserta didik untuk berpikir kreatif agar memiliki kompetensi dalam bekerja sama, memahami potensi diri, meningkatkan kinerja dan berkomunikasi secara efektif dalam setiap pemecahan masalah yang dihadapi. Oleh karena itu, pembelajaran di SD tidak hanya bertujuan untuk pemahaman pengetahuan saja, tetapi juga kemampuan untuk memecahkan permasalahan yang kompleks (Ledward & Hirata, 2011; Trilling & Fadel, 2009). Pendidikan di sekolah dasar merupakan fase penting dari perkembangan anak yang akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa datang. Pada dasarnya, peserta didik SD memiliki rasa ingin tahu, tanggap terhadap permasalahan dan kompleksitasnya serta minat untuk memahami fenomena secara bermakna. Sementara itu, kreativitas pada dasarnya berkenaan dengan upaya mengenali dan memecahkan permasalahan yang dihadapi secara efektif dan etis (Kettler et al., 2018). Oleh karena itu, penekanan pada kemampuan berpikir kreatif di tingkat sekolah dasar menjadi penting.

Mengembangkan kreativitas peserta didik diperlukan hal atau syarat yang mendukung yaitu guru kreatif yang mencakup pembelajaran kreatif (creative teaching), kepala sekolah yang kreatif (creative leadership) dan lingkungan yang kreatif. Pengembangan kreativitas dalam konteks bangsa untuk menyiapkan warga bangsa dalam mengadapi kehidupan yang sangat kompetitif (global) (Pang, 2015). Menurut Monawati & Fauzi (2018) salah satu masalah yang dihadapi dalam dunia pendidikan adalah menumbuhkan kreativitas guru. Kreativitas guru dalam proses belajar mengajar mempunyai peranan penting dalam memotivasi belajar peserta didiknya (Huda, 2017). Pengembangan kreativitas bertujuan dalam upaya peningkatan mutu atau kualitas pendidikan. Pengembangan kreativitas dalam pendidikan dapat didorong oleh tiga aspek antara lain; mengajar yang menyediakan praktik kreatif dan inovatif, dengan menciptakan lingkungan yang mendukung kreativitas peserta didik dan oleh etos guru yang mempertahankan sikap terbuka terhadap peserta didik dan melakukan refleksi (Craft, 2003). Artinya guru kreatif dapat mengembangkan desain imajinatif dengan melakukan perencanaan bagaimana proses pembelajaran yang akan terjadi dan bagaimana peserta didik terlibat dalam proses pembelajaran (Supriatna & Maulidah, 2020).

Pengembangan kreativitas dalam kelas (pembelajaran) akan menghasilkan peserta didik kreatif dan peserta didik yang kreatif pada umumnya memiliki kemampuan lebih tinggi dan tangguh dibanding peserta didik biasa (tidak kreatif). Kemampuan berfikir kreatif sebagai komponen kreatif akan menghasilkan pembelajaran efektif atau lebih jauh mengembangkan daya nalar tinggi yang dapat digunakan untuk mengatasi persoalan pembelajaran (Beghetto & Kaufman, 2014). Demikian, peserta didik yang memiliki kemampuan berfikir kreatif akan memiliki motivasi intrinsik yang tinggi dalam belajar dan memiliki daya dorong kuat, percaya diri serta kemampuan berfikir yang tinggi.

Mengajar bukan lagi usaha menyampaikan ilmu pengetahuan, melainkan usaha menciptakan sistem lingkungan yang membelajarkan peserta didik agar tujuan pengajaran dapat tercapai secara optimal (Oktaviani & Wulandari, 2019). Mengajar dalam pemahaman ini memerlukan suatu strategi yang tepat bagi tujuan yang ingin dicapai untuk itu perlu dibina dan dikembangkan kreativitas guru dalam mengelola program pengajaran dengan strategi belajar mengajar dengan berbagai variasi (Starko, 2013) Hebert (2010) menjelaskan guru kreatif adalah seorang yang menguasai keilmuan (expert), memiliki otonomi di kelas (pembeljaran). Guru kreatif menetapkan tujuan, maksud, membangun kemampuan dasar (basic skills), mendorong pencapaian pengetahuan tertentu, menstimulasi keingintahuan dan eksplorasi, membangun motivasi, mendorong percaya diri dan berani mengambil risiko, fokus pada penguasaan ilmu dan kompetisi, mendukung pandangan positif, memberikan keseimbangan dan kesempatan memilih dan menemukan, mengembangkan pengelolaan diri (kemampuan atau keterampilan metakognitiv), menyelenggarakan pembelajaran dengan menggunakan berbagai teknik dan strategi untuk memfasilitasi lahirnya tampilan kreatif, membangun lingkungan yang kondusif terhadap tumbuhnya kreatifitas, dan mendorong imajinasi dan fantasi (Lin, 2011).

Guru kreatif akan memberikan inspirasi kreatif kepada peserta didik (Fisher, 2004). Untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan guru dituntut mengembangkan kreativitasnya (Pentury, 2017). Pembelajaran kreatif merupakan proses pembelajaran yang mengharuskan guru dapat memotivasi dan memunculkan kreativitas peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung, dengan menggunakan beberapa metode dan strategi yang variatif, misalnya kerja kelompok, pemecahan masalah dan sebagainya (Ucus, 2017).

Pembelajaran kreatif mengharuskan guru untuk mampu merangsang peserta didik memunculkan kreativitas, baik dalam konteks kreatif berfikir maupun dalam konteks kreatif melakukan sesuatu. Kreatif dalam berfikir merupakan kemampuan imajinatif namun rasional (Supriatna, 2019). Berfikir kreatif selalu berawal dari berfikir kritis yakni menemukan dan melahirkan sesuatu yang sebelumnya tidak ada atau memperbaiki sesuatu yang sebelumnya tidak baikn (Fitriyani & Supriatna, 2019). Konteks pembelajaran, kreativitas dapat ditumbuhkan dengan menciptakan suasana kelas yang memungkinkan peserta didik dan guru merasa bebas mengkaji dan mengeksplorasi topik-topik penting kurikulum (Lynch & Fisher- Ari, 2017).

Guru mengajukan pertanyaan yang membuat peserta didik berpikir keras, kemudian berimajinasi tentang ide-ide besar dari berbagai persepektif. Guru juga mendorong peserta didik untuk menunjukkan/mendemonstrasikan pemahamannya tentang topik-topik penting dalam kurikulum menurut caranya sendiri (Jimenez, 2018). Selanjutnya, Piirto (2011) mengidentifikasi kepribadian yang berperan terhadap kreativitas adalah imajinasi, punya  pengertian yang mendalam dan intuisi, terbuka dan cepat mengerti, berani menanggung resiko, dan punya toleransi terhadap ambiguitas. Pengajaran kreatif dapat digambarkan kedalam dua bentuk yakni mengajar dengan kreatif dan mengajar untuk kreatif. Mengajar dengan kreatif digambarkan ketika para guru menggunakan pendekatan imajinatif untuk pelajaran menjadi lebih menarik, melibatkan, menggairahkan dan efektif. Mengajar karena kreativitas cara terbaik digambarkan ketika menggunakan wujud-wujud tentang pengajaran yang diharapkan untuk mengembangkan pemikiran kreatif dan perilaku peserta didik. Kreativitas guru dapat dilihat pada proses pembelajaran. Pembelajaran yang meyenangkan, aktif, dan kreatif adalah kewajiban dari setiap guru sebagai pendidik (Undang-Undang, 2003).

Esensi dari pembelajaran adalah berpikir kreatif dimana guru sebaiknya dapat mengembangkan kualitas belajar seperti motivasi, pelibatan, imajinasi, kebebasan berpikir secara relatif (relative freedom) dan berpikir bebas (independent thinking). Perkembangan peserta didik dalam pembelajaran tidak hanya menguasai pemahaman konsep dan keterampilan proses, melainkan juga bagaimana mereka berpikir kreatif. Perkembangan tersebut dapat difasilitasi dengan cara memberikan tantangan yang menekankan pada proses pemecahan masalah. Oleh karena itu, pendekatan pengajaran berorientasi pada belajar fleksibel dan berpusat pada peserta didik (student centered). Pada dasarnya peserta didik memerlukan kesempatan berpikir kreatif untuk menggali fenomena dan menerapkan keterampilan yang mereka miliki dan mengembangkannya. Namun demikian, aktivitas yang terjadi dalam pembelajaran pada umumnya bersifat reseptif sehingga kurang memfasilitasi kreativitas peserta didik. Dalam hal ini, peserta didik menghasilkan ide berdasarkan gambar yang telah tersedia sehingga mengarah pada proses imitative learning (belajar meniru dari contoh yang ada). Pendekatan tersebut kurang mengakomodasi fluency, fleksibilitas dan elaborasi berpikir peserta didik.

Memahami uraian di atas, dapat dikatakan bahwa kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran sangat bergantung pada kreativitas guru dalam mengembangkan materi pembelajaran dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Karakteristik yang dimiliki model pembelajaran yang inovatif dapat membantu guru menerapkan model tersebut didalam pembelajaran sehingga peserta didik dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, tanggung jawab dan kerjasama dalam menyelesaikan suatu masalah dalam pembelajaran.

 

Tips dan Trik Kuliah Sambil Kerja

TIPS DAN TRIK KULIAH SAMBIL KERJA

Oleh: SUGIYONO, M.Pd

Banyak orang yang ingin melanjutkan kuliah  sambil bekerja. Tentu alasannya beragam, alasan yang paling sering adalah meringankan biaya kuliah dan tidak ingin merepotkan orang tua atau ingin juga meningkatkan kualifikasi pendidikan.

Namun,  ternyata masih banyak yang bingung bagaimana menjalani kuliah dan bekerja secara bersama sama tanpa adanya hambatan yang berarti dalam keseharian nya. Berikut tips dan trik agar kalian yang ingin kuliah dan bekerja dapat berjalan dengan baik.

1.Mengambil kelas karyawan/non regular

 Salah satu tips nya adalah mengambil kelas karyawan/non regular , oleh karena itu kalian bisa mulai mencari kampus  atau universitas yang membuka kelas karyawan. Kemudian pilihlha kampus yang memilki jadwal kuliah yang sesuai dengan jadwal tempat kerja . missal kelas sabtu mingu atau kuliah sore. Ada juga universitas yang membuka kelas karyawan juga menawarkan kamu fleksibilitas dengan mengikuti kelas online. Program kelas karyawan ini bisa memudahkan kalian dalam mengatur waktu dan bisa fokus kuliah dan bekerja secara bersama sama.‍

2.Manajemen Waktu Yang Baik

 Setelah menemukan universitas mulailah dengan manajemen waktu karena kegiatan kalian akan double sibuk yaitu bekerja sekaligus kuliah. Buat lah daftar daftar prioritas yang harus dikerjakan, jangan menunda nunda tugas tugas kuliah, agar semua tugas dapat tereselesaikan dengan tepat waktu. Jadi mulai lah dengan mengatur waktu sehari hari dengan baik,termasuk jadwal tidur kalian.

3. Pertimbangkan Jarak Tempat Tingal Dan Jarak Kantor

satu hal yang juga harus di pertimbangankan ketika memutuskan kuliah sambil kerja. Sebisa mungkin, pilihlah jarak kampus yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kantor, dan pastikan juga terjangkau dari tempat tinggal. 

Hal ini agar kalian tidak terlalu lelah karena menempuh perjalanan yang jauh dan kamu tetap punya waktu istirahat yang cukup atau mengerjakan tugas.

4.Komitmen

Komitmen sangat penting, jadi Kalian harus bisa menjaga komitmen kamu selama menjalani kuliah dan bekerja. Jangan sampai pada akhirnya kamu mengabaikan salah salah satu nya. Karena kalian harus tetap bekerja agar bisa untuk terus kuliah.

Biasanya karena sudah terlalu sibuk atau lelah di tempat kerja, kuliah jadi terabaikan dan akhirnya ditinggalkan ,jadi Sebaiknya kamu tetap menjaga komitmen kamu hingga bisa meraih gelar sarjana. Salah satu cara untuk terus menjaga komitmen kuliah adalah pilih jurusan yang sesuai dengan keinginan kalian sendiri dan bukan ikut-ikutan teman atau orang lain.

5. Istirahat Yang Cukup

   Yang tidak kalah penting dari itu semua adalah istirahat yang cukup, karena ini sangat erat hubungan nya dengan kesehatan. Seperti tidur yang cukup dan tidak lupa jaga pola makan sehinga saat kamu sudah merasa kelelahan, mulai tertekan, luangkan waktu untuk menenangkan diri dan istirahat.

 

Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru:
0838 9783 3261

Projek Minor Tahun 2023

Tanggal-tanggal penting pelaksanaan Projek Minor :
24 Januari 2024 : Pengumpulan Tema
28 Januari 2024 : Pengumpulan Kerangka
11 Februari 2024 : Pengumpulan Bab I, II, dan III
25 Februari 2024 : Pengumpulan Bab IV dan V

Bidang Kajian Penelitian :
1. Model Pembelajaran
2. Media Pembelajaran
3. Tekonologi Pembelajaran
4. Bahan dan Modul Pembelajaran
5. Penilaian Pembelajaran
6. Kebijakan Pendidikan
7. Literasi Digital
8. Kemampuan Numerasi
9. Etnomatika
10. Pendidikan karakter
11. Implementasi kebijakan Pendidikan
12. Manajemen Pendidikan
13. Teknologi Pendidikan
14. Sport Scince


Informasi Projek Minor: Ibu Fatmawati, M.Pd (0899 6142 531)

Sudah Siapkah Anda mencoblos di PEMILU 2024?

Sudah siapkah Anda mencoblos di PEMILU 2024?
Oleh: R. Eko Santoso, S.T.,M.T

Sepertinya baru kemarin kita melaksanakan PEMILU 2019, tanpa terasa waktu berjalan sekarang sudah memasuki masa persiapan PEMILU 2024. Jumlah pemilih untuk PEMILU kali ini adalah 204.807.222 pemilih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan KPU melalui Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPT pada tanggal 2 juli 2023 di Jakarta.

Dengan sebaran jumlah pemilih PEMILU dimasimg-masing propinsi, yang pertama adalah Jawa Barat dengan 35,7 juta pemilih, kemudian Jawa Timur dengan 31,4 juta pemilih, dilanjutkan Jawa Tengah di posisi ketiga dengan 28,3 juta pemilih, Sumatra Utara dengan 10,8 juta pemilih, kemudian Banten dengan 8,8 juta pemilih dan DKI Jakarta diposisi keenam dengan 8,2 juta pemilih.

Jika dilihat dari usia pemilih, berdasarkan DPT yang dikeluarkan KPU tercatat pemilih kelahiran tahun 1996-2012 (Gen Z) 46.800161 pemilih dan pemilih yang lahir tahun 1980-1996 (Milenial) berjumlah 68.822.839, kemudian pemilih dengan tahun kelahiran 1965-1980 (Gen X) sebanyak 57.486.482.

Jumlah peserta PEMILU 2024 sebanyak 18 partai dengan no urut sebagai berikut;

1.      PARTAI KEBANGKITAN BANGSA (PKB)

2.      PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA (GERINDRA)

3.      PARTAI DEMOKRASI INDONESIA-PERJUANGAN (PDI-PERJUANGAN)

4.      PARTAI GOLONGAN KARYA (GOLKAR)

5.      PARTAI NASIONAL DEMOKRAT (NASDEM)

6.      PARTAI BURUH

7.      PARTAI GELOMBANG RAKYAT INDONESIA (GELORA)

8.      PARTAI KEADILAN RAKYAT SEJAHTERA (PKS)

9.      PARTAI KEBANGKITAN NUSANTARA (PKN)

10.  PARTAI HATI NURANI RAKYAT (HANURA)

11.  PARTAI GARDA PERUBAHAN INDONESIA (GARUDA)

12.  PARTAI AMANAT NASIONAL (PAN)

13.  PARTAI BULAN BINTANG (PBB)

14.  PARTAI DEMOKRAT

15.  PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA (PSI)

16.  PARTAI PERSATUAN INDONESIA (PERINDO)

17.  PARTAI PERSATUAN INDONESIA (PPP)

24. PARTAI UMMAT

 

            Jika kita melihat ke belakang pada PEMILU sebelumnya angka partisipasi PEMILU 2019 mencapai 82%, kemudian pada PEMILU 2014 70% dan PEMILU 2009 75%.

Grafik Tingkat Partisipasi Pemilih

            Tinggi rendahnya tingkat partisipasi masyarakat pada PEMILU menunjukkan perhatian masyarakat pada berbagai permasalahan kenegaraan, semakin tinggi partisipasi masyarakat maka bisa dianggap pemerintah mempunyai legitimasi yang tinggi. Metode untuk menghitung tingkat partisipasi masyarakat pun sangat sederhana, yaitu dengan menghitung jumlah anggota masyarakat yang menggunakan hak pilihnya kemudian dibagi dengan jumlah pemilih.

            Selain sosialisasi dari KPU dan media masa, peran peserta PEMILU baik partai maupun perorangan sangat berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan masyarakat. Dalam rangka pemilihan langsung calon presiden dan calon wakil presiden maka Visi Misi Paslon merupakan hal utama yang patut dipertimbangkan.

            Untuk visi paslon no urut 1 Indonesia adil makmur untuk semua, paslon no urut 2 Bersama Indonesia maju menuju Indonesia emas 2045 dan paslon no urut 3 Gerak cepat menuju Indonesia Unggul. Dari visi ketiga paslon tersebut masyarakat diminta untuk jeli dan teliti sehingga paslon yang akan dipilih benar-benar sesuai dengan harapan masyarakat.

            Penelaahan terhadap track record dari masing-masing paslon untuk saat sekarang cukup mudah dan dapat di akses oleh masyarakat. Diskusi dalam rangka analisa program kerja masing-masing paslon juga sangat di rekomendasikan dalam lingkungan dan berbagai tingkatan di mayarakat. Dengan dasar data yang akurat diharapkan hasil analisa menjadi obektif dan ‘apa adanya’.

            Selain hal tersebut diatas, faktor subyektif juga dapat mempengaruhi pemikiran pemilih. Adanya hubungan kekerabatan, satu lingkungan yang sama, tergabung dalam suatu komunitas dan lain-lain, dapat menjadi sarana tukar fikiran, sebagai forum diskusi sebagai pertimbangan sebelum pemilih menjatuhkan pilihan.

            Akhirul kata mari sama-sama kita berdoa, mudah-mudahan PEMILU 2024 menjadi PEMILU yang jurdil, JUJUR dan ADIL. Amin Amin ya robbal alamin.

 

 

Jadwal Bimbingan Perwalian Akademik Ganjil 2023/2024

Berdasarkan kalender akademik 2023/2024 berikut ini kami sampaikan infrormasi  pelaksanaan Bimbingan Perwalian Akademik sebagai berikut:
1. Pelaksanaan Bimbingan Perwalian Akademik dimulai Tanggal 08 Januari 2024 sampai dengan 14 Januari 2024

     2. Syarat Bimbingan Perwalian Akademik Sebagai Berikut:
  • KRP
  • Buku BCA
  • Lunas SPP sampai Februari
  • Lunas Pembayaran UAS Ganjil
  • Kartu Rencana Pembayaran (KRP)

 

JADWAL BIMBINGAN PERWALIAN AKADEMIK

 

No.

NAMA DOSEN

HARI, TANGGAL

WAKTU

TEMPAT

 

1

Dr. Ir. H Ahmad Yanuar  Syauki, MBAT, M.H

Selasa, 9 Januari 2024

Sabtu, 13 Januari 2024

Sabtu, 13 Januari 2024

13.00–16.00

08.00-09.50

10.00-12.00

Kampus Ciruas

Zoom Meet

Kampus Ciruas

2

R. Eko Santoso, MT

Selasa, 9 Januari 2024

Sabtu, 13 Januari 2024

Sabtu, 13 Januari 2024

 

13.00–16.00

08.00-09.50

10.00-12.00

Kampus Ciruas

Zoom Meet

Kampus Ciruas

 

3

 

Nia Kurniasih, MM

Selasa - Rabu, 9 dan 10 Januari 2024

Jum’at,12 Januari 2024

Sabtu, 13 Januari 2024

Sabtu, 13 Januari 2024

13.00 – 16.00

 

13.00 – 16.00

08.00-09.50

10.00-12.00

Kampus Ciruas

 

Kampus Ciruas

Zoom Meet

Kampus Ciruas

 

4

 

Fatmawati, M.Pd

  Selasa - Rabu, 9 dan 10 Januari 2024

Jum’at,12 Januari 2024

Sabtu, 13 Januari 2024

Sabtu, 13 Januari 2024

14.00-16.00

 

13.00 – 16.00

08.00-09.50

10.00- 12.00

Kampus Ciruas

 

Kampus Ciruas

Zoom Meet

Kampus Ciruas

 

5

 

Aden Wijaya, MM

  Selasa - Rabu, 9 dan 10 Januari 2024

Jum’at,12 Januari 2024

Sabtu, 13 Januari 2024

Sabtu, 13 Januari 2024

13.00-16.00

 

13.00 – 16.00

08.00-09.50

10.00- 12.00

Kampus Ciruas

 

Kampus Ciruas

Zoom Meet

Kampus Ciruas

 

6

 

Sugiyono, M.Pd

  Selasa - Rabu, 9 dan 10 Januari 2024

Jum’at,12 Januari 2024

Sabtu, 13 Januari 2024

Sabtu, 13 Januari 2024

13.00-16.00

 

13.00 – 16.00

08.00 - 09.50

10.00- 12.00

Kampus Ciruas

 

Kampus Ciruas

Zoom Meet

Kampus Ciruas

 

Catatan :

Bimbingan Pewalian Akademik :

Bagi Mahasiswa Ciruas Bimbingan PA di Kampus Ciruas.

Bagi Mahasiswa Online dan Kampus Pengembangan, Bimbingan PA melalui Zoom meeting.

Wisuda Program Sarjana Universitas Bestari Tahun 2023 dan Perayaan Dies Natalis Ke XIX

Universitas Bestari menggelar Wisuda Sarjana Tahun 2023 pada Hari Minggu tanggal 25 Desember 2023 digelar di Wisma Syahidah INN Uin Jakarta. Dr.Ir..Ahmad Yanuar Syauki, MBAT, Rektor Universitas Bestari dalam sambutannya menjelaskan, wisuda diikuti oleh 80 Wisudawan . Terdapat 1 orang meraih predikat pujian (cumlaude).

Wisudawan/wisudawati program S1 yang berhasil meraih prestasi tertinggi yaitu, Nurjanah Utami, S.Pd program studi PBI dengan indeks prestasi 3,90.


Dalam sambutan wisuda, rektor menambahkan bahwa wisuda merupakan kesuksesan bagi keluarga yang telah memberikan dukungan moral dan material sehingga wisudawan/wisudawati dapat menyelesaikan pendidikan formalnya. “Bagi kami, wisuda merupakan bukti keseriusan dalam memberikan pelayanan yang terbaik terhadap kepercayaan keluarga yang telah menyerahkan pendidikan putra/putri, atau suami/istri kepada Universitas Bestari." 



Lowongan Kerja Office Boy

Info Lowongan Kerja Office Boy
Kampus Universitas Bestari

Kualifikasi
1. Laki-laki
2. Pendidikan Minimal SMA/MA/SMK/Sederajat
3. Rajin dan Ulet
4. Disiplin dan Cekatan
5. Jujur dan Bertanggungjawab
6. Berbadan Sehat

Segera kirim lamaran anda ke :
Kampus Universitas Bestari (Jl. Ciruas Walantaka Km.01 Cieterp, Kota Serang-Banten)
atau kirim via email ke rekruitmentpegawaiubs2022@gmail.com

Narahubung : Bu Nia Kurniasih, M.M (0812-1985-6191)